Kenali Tanda-Tanda Kamu Memiliki EQ Lemah – Selama ini kita mengenal istilah intellectual quotient (IQ) dan emotional quotient (EQ). IQ sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk mengukur kecerdasan intelektual seseorang, sedangkan EQ adalah menunjukkan kecerdasan emosional seseorang. Orang yang mudah tersinggung hingga stress pertanda memiliki EQ yang lemah.

Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda, misalnya emotional quotient (EQ) seseorang lebih mudah untuk ditempa daripada intellectual quotient (IQ). Sebab EQ berbicara soal pilihan hidup dan disiplin.

EQ juga tidak diukur dengan standar angka, namun akan terlihat dari cara hidup setiap hari. Bagaimana caranya agar kita mengetahui apakah EQ kita lemah atau kuat?

Berikut ciri-ciri dan tanda orang dengan EQ lemah seperti dilansir di Huffingtonpost.com.

  1. gampang Stres

Saat ada situasi yang tidak beres, orang dengan EQ lemah biasanya mudah merasa tidak nyaman, cemas, dan frustasi. Ia membiarkan dirinya dikuasai berbagai emosi yang tidak perlu.

Sehingga pikiran dan perasaan menjadi kacau. Sebaliknya, orang yang memiliki EQ yang kuat cenderung mampi mengendalikan stress dan mengelola mood, sehinga jauh dari stress.

  1. Tidak Tegas pada Diri Sendiri

Orang yang memiliki EQ yang baik mampu menyeimbangkan sikap, perilaku, dan pikirannya. Ia memiliki batasan-batasan tertentu pada dirinya.

Sehingga hal-hal yang membuat kualitas hidupnya memburuk akan dibuangnya. Istilahnya ia tegas terhadap dirinya sendiri. Sedangkan orang yang lemah EQ biasanya menjalani hidup semaunya, tanpa prisip dan batasan.

  1. Tidak Mengenal Emosinya Sendiri

Semua manusia pasti memiliki emosi, namun tidak semua orang mengenal emosi yang dialaminya. Penelitian membuktikan hanya 36% orang bisa mengenal dan mengendalikan emosinya.

Sebaliknya, orang yang memiliki EQ lemah biasanya tidak mampu mengenal emosinya sendiri.

Sehingga ia gampang jatuh kedalam kesalahpahaman, konflik, dan emosi-emosi beracun lainnya. Ia cenderung merasa buruk, sensitive, frustasi dan cemas.

  1. Mudah Berasumsi dan Sangat Mempercayai Asumsinya Sendiri

Orang yang memiliki EQ lemah biasanya cepat berasumsi dan beropini. Tanpa mencari bukti, ia selalu mempercayai asumsinya. Bahkan ketika sudah ditemukan fakta dan kebenarannya, kalaupun itu bertantangan dengan asumsinya, ia akan menolaknya.

Itulah tadi beberapa ciri dan tanda orang yang mempunyai EQ lemah. Semoga bermanfaat.

Pin It on Pinterest

Share This