Ini Dia 17 Keutamaan Ramadan pada Sepuluh Hari Pertama (Bagian 2) – Pada artikel sebelumnya telah diterangkan mengenai 10 keutamaan Ramadan pada sepuluh hari pertama. Simak 7 keutamaan Ramadan berikutnya ya, di bagian kedua ini. Simak lanjutannya di bawah ini.

  1. Persiapan Lailatul Qadar

Tentunya sejak hari pertama Ramadan, bagi yang berpuasa di 10 hari pertama akan merasakan indahnya dan mulai menanti-nanti datangnya malam Lailatul Qadar yang berkah dan penuh kebaikan.

Malam yang tidak dijelaskan detil kepastian tanggalnya di bulan Ramadan ini, patut ditunggu dan dipersiapkan sejak awal. Walaupun diketahui dari hadis bahwa malam Lailatul Qadar biasanya adalah malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan.  “Dan Al Quran diturunkan setelah melewati 24 dari Ramadhan.” (HR Ahmad)

  1. Jalan untuk Sering Mengamalkan Al-Quran

Bulan puasa pada 10 hari pertama juga merupakan waktu terbaik untuk memperbanyak membaca Al-Quran. Banyak orang menyempurnakan puasa dengan aktivitas membaca Al-Quran sebagai rangkaian ibadah di bulan suci Ramadan.

Aktivitas ini akan memberikan dampak kebaikan yang luar biasa bagi mereka yang melakukannya. Apalagi Ramadan disebut pula sebagai ‘Syahrul Quran’ karena Al-Quran diturunkan pertama kali di bulan ini. “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam qadar.” (QS Al Qadr : 1)

  1. Menebar Kebaikan

Menjalankan ibadah puasa pada 10 hari pertama akan menjadi teladan yang baik karena memberi contoh kebaikan pada banyak orang. Hal itu sama saja dengan menebar kebaikan, sehingga selama bulan Ramadan sang pelaku akan mendapat berkah kebaikan yang sama dari Allah, bahkan dilebihkan. “….. Setiap orang miskin (diberi) setengah sho,” (HR Al Bukhari).

  1. Kemudahan dalam Melaksanakan

…. Maka barang siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makanan seorang miskin. Tetapi barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS Al-Baqarah: 184)

Allah SWT tidak pernah memberatkan hamba-Nya dalam beribadah. Bagi orang yang ingin mengerjakan puasa pada 10 hari pertama Ramadan namun, memiliki kendala sakit atau wanita yang sedang menstruasi maka boleh mengganti di hari lain. Dan ia tetap mendapat pahala yang sama, seperti ketika dilakukan di bulan Ramadan.

  1. Komitmen sejak Awal

“Beribadah kepada Allah disertai dengan niat dalam bentuk menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa dari sejak terbit fajar shadiq hingga terbenamnya matahari.” (Asy Syahrul Mumti’ ala Zaadil Mustaqni’ (6/298)).

Puasa pada 10 hari pertama Ramadan adalah sebuah komitmen dari awal, karena sudah bersedia melaksanakan perintah-Nya sejak awal dari hari pertama Ramadan.

  1. Ujian Kesabaran

Jika engkau mendengar Allah berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, maka pasang pendengaran baik-baik, karena padanya (pasti terdapat) kebaikan yang diperintahkan atau keburukan yang akan dilarang.” (Riwayat Ibnu Abi Hatim dalam Tafsirnya dan Abu Nu’aim dalam Hilyatul Awliyaa’).

Biasanya di hari pertama puasa akan terasa sedikit berat, karena memiliki aktivitas yang sama namun, tidak diperbolehkan makan dan minum. Hal ini adalah ujian kesabaran yang berpahala besar.

  1. Pahala Ketenangan Pikiran

Pada 10 hari pertama puasa tidak hanya tubuh saja yang melakukan adaptasi. Pikiran manusia pun juga sedang berusaha beradaptasi pada kebiasaan makan yang baru atau penyesuaian pola makan. Hal tersebut perlu dicermati dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, sehingga dapat menunaikannya dengan lancar.

Allah SWT membukakan pintu rahmat yang sebesar-besarnya bagi hamba-Nya yang telah sabar dan ikhlas, dalam menunaikan puasa selama 10 hari pertama di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan ketakwaan kepada-Nya semata.

Siap untuk meraih 17 keistimewaan pada sepuluh hari pertama di bulan Ramadan tahun ini? Jadikan momen Ramadan sebagai salah satu momen untuk lebih mendekatkan diri dengan Sang Pencipta Allah SWT. Selamat menyambut Ramadan!

Pin It on Pinterest

Share This