6 Tips Menahan Emosi Ketika Berpuasa – Ramadan telah tiba. Di bulan Ramadan ini umat Islam diperintahkan untuk beribadah puasa. Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus saja, tapi juga menahan emosi diri agar ibadah lebih sempurna. Tapi, menahan emosi itu tidak mudah. Apalagi ketika sedang menjalankan ibadah puasa. Ada saja yang membuat emosi meluap-luap dan ingin berkata kurang baik. Jangan panik, coba terapkan 6 tips menahan emosi ketika berpuasa ini.

Berikut beberapa tips untuk menahan emosi saat menjalankan ibadah puasa, di antaranya yaitu:

  1. Buat Dirimu Nyaman

Ketika menghadapi orang yang menyebalkan harus banyak bersabar. Salah satunya adalah dengan menarik napas dalam-dalam. Cara ini simpel, namun sudah banyak yang mempraktikkan dan terbukti berpengaruh positif. Dengan mencoba tips ini kondisi emosimu semakin rileks, sehingga bisa  bersabar dalam menghadapi orang yang menyebalkan.

  1. Perhatikan Sekelilingmu

Perhatikan sekelilingmu, siapa tahu ada teman yang sedang bertingkah konyol. Daripada mengingat orang yang menyebalkan, lebih baik luangkan waktu bersama teman yang bertingkah lucu atau melihat barang-barang yang menggemaskan. Tentunya agar suasana hatimu kembali ceria.

  1. Senyumin Saja

Tips selanjutnya untuk menahan emosi ketika menghadapi orang yang menyebalkan adalah dengan semyuman. Cobalah untuk ‘senyumin aja’ saat dia berbicara hal yang membuatmu sebal. Belajar tidak mendengarkan apa yang dia ucapkan dan tersenyumlah kepadanya

  1. Tanggapi Seadanya

Selain senyum, tanggapi dia seadanya sebagai bentuk apresiasi bahwa dirinya telah berinteraksi denganmu. Paling tidak tanggapi dia seadanya, agar dia tidak mengganggumu lagi.

  1. Menyibukkan Diri

Cobalah untuk menyibukkan diri sendiri. Lakukan hal ini agar kamu fokus dengan kesibukan dan melupakan kejadian yang membuatmu kesal. Kamu bisa membuka media sosial atau mendengarkan music, hingga rasa kesalmu hilang dengan sendirinya.

  1. Tanya Diri Sendiri

Apa manfaatnya kesal dan marah terhadap orang lain, sehingga membuat pahala ibadah mu berkurang? Bila kesal dengan seseorang, coba berpikir apa manfaatnya bagi diri sendiri. Apakah dengan meluapkan amarah, maka masalah akan selesai? Lebih baik menahan emosi, dengan menanyakan kepada dirimu dampak yang dirasakan jika terlalu emosi.

Nah, kini kamu bisa coba menahan emosi dengan 6 tips tadi. Mulailah tanamkan di pikiranmu bahwa menjadi pemaaf lebih baik, daripada manusia pendendam dan emosional. Maka dengan menjaga amarah, semoga ibadah di bulan puasa ini semakin menambah keimananmu, ya.

Pin It on Pinterest

Share This