sygmainnovation.com – Pentingnya Riset Pemasaran dalam Menyusun Strategi Pemasaran –  Saat ini pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bak jamur di musim hujan, alias sudah mulai bertumbuhan. Hal tersebut dikarenakan masyarakat kita yang sudah mulai berani untuk membuka bisnis. Bahkan, pemerintah pun memberikan dukungan penuh pada pertumbuhan UMKM tersebut. Sehingga semakin banyak pengusaha yang memproduksi beragam produk yang dimungkinkan dibutuhkan, baik itu oleh konsumen dalam negeri maupun mancanegara.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut, sangatlah penting melakukan aktivitas riset pemasaran terlebih dahulu agar target omset pun bisa tercapai. Namun, pada kenyataannya masih sedikit pengusaha yang memanfaatkan riset pemasaran untuk meningkatkan omset. Padahal riset pemasaran sangatlah penting dalam kegiatan usaha. Riset pemasaran merupakan langkah awal dalam kegiatan bisnis dengan tujuan untuk mengetahui pangsa pasar yang dibidik untuk produk yang dihasilkan. Bahkan, dengan melakukan riset pemasaran, perusahaan bisa mengetahui perkembangan permintaan pasar.

Lantas, seperti apa sih makhluk yang bernama riset pemasaran tersebut?

Pentingnya Riset Pemasaran dalam Menyusun Strategi Pemasaran

Riset pemasaran merupakan kegiatan perencanaan, pengumpulan, penganalisaan, dan pelaporan data yang isinya berhubungan dengan masalah suatu perusahaan. Kegiatan riset pemasaran mencakup kegiatan penelitian di bidang pemasaran yang dilakukan secara sistematis, mulai dari perumusan masalah, perumusan tujuan penelitian,pengumpulan data, pengolahan data, dan interpretasi hasil penelitian. Hasil dari riset pemasaran tersebut menjadi bahan rekomendasi bagi pihak manajemen untuk mengidentifikasi masalah dan melakukan pengambilan keputusan dan pemecahan suatu persoalan.

Jenis riset pemasaran
Secara umum, riset pemasaran terbagi dua jenis yaitu Riset Eksplotarori dan Riset Konklusif.

tabel perbandingan riset eksploratori dan riset konklusif

Tabel perbandingan riset eksploratori dan riset konklusif

 

A.Riset Eksploratori

riset eksploratori
Riset Eksploratori merupakan riset yang dilakukan untuk mendapatkan gambaran kasar atau identifikasi awal mengenai situasi pasar sebelum melakukan riset yang lebih mendalam.

Berikut adalah tahap-tahap yang dilakukan dalam riset eksploratori yaitu:
– Merumuskan masalah atau mengidentifikasikan masalah secara lebih akurat
– Mengidentifikasi alternatif rangkaian tindakan
– Menyusun hipotesis
– Mengidentifikasi variabel dan hubungan kunci untuk keperluan penelitian lebih lanjut
– Mendapatkan wawasan untuk menyusun pendekatan riset
– Menyusun prioritas bagi penelitian lebih lanjut

Terdapat tiga kelompok kategori dalam riset eksploratoris, yaitu sebagai berikut.
1. Experience surveys
2. Analisis data sekunder
3. Pilot studies:
  a. Focus interviews
  b. In-depth interviews

B. Riset Konklusif

Riset Konklusif

Riset konklusi merupakan riset yang bertujuan mengumpulkan data yang sudah didefinisikan dengan jelas sehingga sudah menghasilkan kesimpulan dan saran sebagai rekomendasi kepada pihak manajemen untuk mengambil keputusan.

Ada dua jenis riset konklusif yaitu sebagai berikut:
a. Riset deskriptif
Tujuan dari riset deskriptif adalah untuk menghasilkan data yang yang dapat menggambarkan komposisi dan karteristik populasi atau sekelompok unit penelitian seperti pelanggan, perusahaan sejenis, segmen pasar, dan lain-lain.
Riset ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik atau fungsi pasar. Beberapa contoh riset deskriptif di antaranya studi pasar (market studies), studi pangsa pasar, studi analisis penjualan, studi citra, studi penggunaan produk, studi distribusi, studi penetapan harga, dan studi periklanan.

Riset deskriptif terbagi dua macam penelitian yiatu penelitian cross sectional dan longitudinal.

Penelitian Cross Sectional
Penelitian ini dilakukan hanya pada satu waktu tertentu (single period in time). Tujuannya untuk menghasilkan potret (snapshot) situasi pada saat tertentu. Sampel yang dipilih khusus untuk satu kali penelitian. Akan tetapi, cakupan data yang dikumpulkan tidak terbatas pada periode ketika penelitian diadakan. Responden boleh saja ditanya mengenai tingkat konsumsinya di masa lalu atau mengenai kemungkinan berganti produk pada masa akan datang. Akurasi data semacam ini sangat tergantung pada daya ingat dan perilaku responden. Penelitian cross sectional tidak mampu memonitor perubahan antarwaktu.

Penelitian Longitudinal
Penelitian ini dilakukan berulang-ulang dalam beberapa periode atau bersifat periodic (bulanan, tahunan). Penelitian ini tidak sekadar mendapatkan potret tetapi mendapatkan motion picture suatu situasi yang lebih kaya informasi. Biasanya, sampel berupa panel yaitu sejumlah orang dengan karakteristik tertentu yang direkrut menjadi responden untuk jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk memonitor perubahan dari waktu ke waktu, misalnya memonitor sikap dan perilaku konsumen serta kesetian (brand royalty) konsumen terhadap suatu produk.

b. Riset eksperimental atau kausal
Riset ini bertujuan untuk menghasilkan kesimpulan tentang adanya hubungan sebab akibat antarberbagai variable.

Berikut adalah bagan yang menggambarkan klasifikasi desain riset pemasaran.

Bagan klasifikasi desain riset pemasaran

Bagan klasifikasi desain riset pemasaran

Berikut bagan yang menggambarkan klasifikasi riset pemasaran.

Klasifikasi riset pemasaran

Klasifikasi riset pemasaran

Berdasarkan uraian di atas, tampak sekali betapa pentingnya riset pemasaran bagi perusahaan yang ingin menaikkan omset dengan cara mengenal siapa target pasar, bagaimana cara memasarkan, dan data-data riset lainnya.

Bagaimana melakukan riset pemasaran?
Untuk melakukan riset pemasaran bisa melakukan secara mandiri atau bisa juga dengan menggunakan jasa agensi yang mampu melakukan riset pemasaran.
Grab Insight sebagai agency research yang berdomisili di Bandung, menyediakan jasa layanan Riset salah satunya adalah mencakup jasa Marketing Riset. Beberapa Pendekatan – pendekatan metode yang dimiliki oleh GrabInsight adalah :

Grab insight

Grab insight

1. Quantitative Research :
– Home panel, face to face Interview
– Mystery Shopping

2. Qualitative Research :
– In Depth Interview
– Focus Group Discussion
– Ethnography

3. Central Location Test

4. Online Panel Research

5. Inhouse Training

Kabar gembira bagi sahabat semua, terutama yang membutuhkan Jasa Riset bagi bisnis, kini Sygma Media Inovasi hadir untuk memenuhi kebutuhan akan jasa riset. Layanan jasa riset kami, diberi nama Grab Insight. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Grab Insight, silakan anda kunjungi link www.grabinsight.com atau hubungi langsung 081224187777.

Pin It on Pinterest

Share This