sygmainnovation.com – Ingin Membuat Infografis yang Menarik? Simak 7 Tips Berikut Ini! – Bersamaan dengan kebangkitan dari ‘visual web’, content marketing ternyata semakin berkembang ke arah ‘image centric’, dimana gambar ternyata memiliki ketertarikan luar biasa bagi audiens. Mengikuti perkembangan tren, infografis telah menjadi salah satu cara yang efektif untuk menyampaikan pesan, baik pesan-pesan yang bersifat ilmiah, ataupun pesan-pesan yang sebenarnya terdapat kegiatan soft selling didalamnya.

Tidak hanya terbatas pada pinterest sebagai platform yang berfokus pada visual, infografis ternyata sangat fleksibel karena dapat digunakan secara efektif pada berbagai platform, seperti facebook, instagram, blog, dan lain sebagainya. Infografis juga ternyata telah terbukti dapat menjadi konten marketing untuk keperluan berbagai jenis industri. Biasanya, konten-konten populer yang disajikan dalam bentuk infografis merupakan tema teknologi, bisnis, media sosial, ekonomi, dan kesehatan.

Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah kita sudah membuat sebuah infografis yang dapat secara efektif tersampaikan dan teraih oleh audiens kita? Sebenarnya, apa saja sih elemen penting yang harus diperhatikan ketika kita membuat infografis?
Pada artikel kali ini, sygmainnovation akan mengupas 7 tips yang berkaitan dengan bagaimana membuat infografis yang efektif.

Ingin Membuat Infografis yang Menarik? Simak 7 Tips Berikut Ini!

1. Story
Setiap infografis pasti mengusung sebuah tema besar. Terlebih dahulu, tentukan tema kemudian konsep rancangan dari infografis yang akan dibuat. Usahakan, konsep dari infografis memiliki ketiga unsur utama infografis yang saling berkaitan, yaitu gambar, teks, dan data. Ketiga unsur tersebut merupakan daya tarik utama ketika seseorang membaca sebuah infografis. Dengan teks yang berisi informasi yang bermanfaat, gambar yang dapat memvisualisasikan teks, serta data penunjang yang memperkuat informasi, infografis Anda akan sukses berat!

story

story

2. Style
Meksipun infografis memiliki ketiga unsur, yaitu gambar, teks, dan data, pastikan bahwa ketiga unsur tersebut telah tersusun secara seimbang dan konsisten. Keseimbangan dan kekonsistenan sebuah infografis dapat membantu audiens untuk dapat menerjemahkan informasi yang disajikan dengna baik. Selain itu, style, atau tampilan dari infografis haruslah menarik, didesain dengan desain-desain kekinian yang banyak disukai oleh mainstream. Tidak hanya tampilan, teks yang tercantum pada infografispun haruslah teks yang singkat, padat, namun dapat dicerna dengan baik oleh pembaca.

style

style

Unsur terakhir dalam tampilan infografis yang harus diperhatikan adalah hierarki penyusunan konten. Agar dapat memudahkan pembaca, pertama, ukuran font judul dan konten haruslah berbeda. Kedua, tentukan warna yang tepat dan mudah terbaca. Dan ketiga, jangan lupa untuk mencantumkan gambar-gambar yang paling sesuai dengan infografis sahabat.

3. Simplicity
Karena terpaku pada definisi ‘infografis’ dimana visualisasi informasi harus menggunakan grafis yang menarik, seringkali kita terjebak dengan penyantumkan unsur grafis yang terlalu banyak yang pada akhirnya hanya menyusahkan audiens. Simplicity, jagalah infografis yang dibuat tetap memiliki tampilan yang sederhana dan terlihat bersih. Simplicity ini dapat dimulai dari penentuan satu tema desain, kemudian pemilihan junmlah font yang harus dibatasi, konsisten dengan tema warna yang telah dipilih, serta garis cerita diantara setiap konten yang dibuat. Terapkan simplicity, dan Sahabat akan mendapatkan hasil infografis yang sangat menawan!

Simplicity

Simplicity

4. Size
Berdasarkan hasil penelitian dari sociallysorted.com, ternyata meskipun infografis yang dibuat sangatlah menarik, audiens tetap saja akan dapat kelelahan dan tidak dapat menerima informasi dari infografis yang terlalu panjang. Usahakan bahwa infografis yang dibuat memiliki ukuran yang proporsional, dengan lebar maksimal 735px serta tinggi maksimal 5000px. Pembatasan ukuran ini sangat berpengaruh terhadap daya tarik infografis yang sahabat buat.

size

size

Tidak hanya ukuran infografis, jangan lupa untuk memerhatikan ukuran infografis yang sahabat buat. Apabila terlalu besar sehingga sulit diunggah, sahabat dapat menggunakan aplikasi compressed size untuk memperkecil ukuran infografis milik sahabat.

5. Stats
Data, yang merupakan salah satu unsur utama dari sebuah infografis haruslah disajikan dalam bentuk yang menarik. Tidak hanya menarik secara penampilan, data yang disajikan juga haruslah merupakan data-data yang aktual, faktual, dan data yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Misalnya saja apabila sahabat membuat infografis yang berisi tentang data-data medis, salah sedikit, dapat berakibat fatal lho!

stats

stats

Apabila sahabat membutuhkan data-data yang valid dan reliabel untuk infografis sahabat, sahabat dapat mengunjungi GrabInsight. GrabInsight merupakan sebuah website penyedia jasa riset yang dapat membantu sahabat dalam menyusun informasi pada infografis milik sahabat.

6. Shareability
Tidak hanya unsur-unsur internal, unsur eksternal pada sebuah infografis pun perlu untuk sahabat perhatikan. Agar dapat menjangkau audiens yang lebih luas, usahakan sahabat memerhatikan kemudahan audiens dalam membagikan artikel ataupun infografis milik sahabat. Tidak hanya pada satu platform, infografis yang diunggah pada berbagai platform akan dapat meningkatkan peluang kemungkinan jangkauan audiens yang lebih luas lho!

shareability

shareability

7. Source
Setelah infografis sahabat memiliki tampilan yang menarik, informasi yang bermanfaat, jangan lupa untuk mencantumkan sumber dari data-data yang diperoleh oleh sahabat. Usahakan sumber-sumber tersebut merupakan sumber yang valid dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Hindari sumber yang berasal dari blog pribadi karena sebagian besar informasi yang beraada pada blog pribadi tidak memiliki sumber-sumber dan penyantuman sitasi yang jelas. Meskipun infografis berbentuk digital dan disebarkan di dunia maya, hak cipta haruslah tetap kita perhatikan ya!

source

source

Demikianlah ketujuh tips bermanfaat yang sygmainnovation sajikan. Dari ketujuh tips tersebut, inti utama dari pembuatan sebuah infografis adalah kreatifitas! Semakin menarik atau bahkan semakin gila ide ide yang kita tuangkan dalam infografis, semakin besar pula peluang infografis tersebut dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Kreatifitas tersebut kemudian dapat digabungkan dengan ketujuh tips yang telah disajikan agar dapat membuat infografis yang efektif dan efisien. Semoga artikel tujuh tips dalam membuat infografis ini dapat bermanfaat ya, silahkan di share.

Pin It on Pinterest

Share This