5 Alasan Marketer Perlu Kuasai Strategi “Integrated Marketing Communications” – Dalam istilah yang paling sederhana, Integrated Marketing Communications (IMC) atau komunikasi pemasaran terpadu adalah strategi bagaimana bisnis Anda mengomunikasikan pesan di semua saluran pemasaran yang tersedia. Lalu, mengapa marketer Indonesia perlu menguasai strategi tersebut?

Menurut data yang ada, banyak marketer mengabaikan strategi ini. Hal yang mengakibatkan pesan komunikasi yang disampaikan sering berupa pesan yang tidak konsisten dan tidak terorganisir, sehingga tidak menciptakan pengalaman apa pun bagi konsumen atau pelanggan.

Padahal pengalaman yang menarik dan terus menerus mengunggah rasa penasaran konsumen adalah kunci memenangkan hati ‘pasar’ yang dituju oleh marketer.

Untuk itu, berikut 5 alasan mengapa marketer memerlukan strategi Integrated Marketing Communications dan perlu menguasainya, antara lain:

Pertama, untuk menyampaikan pesan yang konsisten. Jika strategi IMC Anda hanya bisa menyampaikan satu pesan di semua saluran dengan konsisten, hal tersebut akan tetap dinilai berhasil.

Mengapa? Karena begitu pesan bisnis Anda menjadi buram, tidak fokus, atau tidak konsisten, saat itu sebenarnya Anda mulai kehilangan konsumen. Ini alasan pentingnya menyampaikan satu pesan secara konsisten, tidak boleh dilebih-lebihkan.

Kedua, untuk membangun pencitraan merek. Bukan hanya pesan yang akan selalu sama, tetapi unsur-unsur merek Anda juga akan ikut terbentuk dengan lebih ‘mulus’. Ketika ciri khas, logo, header, konten, dan ‘suara’ bekerja dengan baik bersama-sama, Anda dapat memaksimalkan pencapaian merek tersebut.

Ketiga, untuk menghemat bujet. Strategi yang ‘diminyaki’ dengan baik akan menghemat bujet bisnis marketer di sejumlah bidang. Tentu saja, memiliki satu pesan dapat memudahkan Anda menghemat sumber daya dan mengurangi pemborosan.

Anda tidak boleh membuat atau memodifikasi pesan Anda setiap kali berkomunikasi dengan konsumen. Kurangi waktu yang dihabiskan untuk berproses membuat sesuatu, dan sebagai gantinya, maksimalkan anggaran pemasaran Anda dengan bersirkulasi.

Keempat, untuk menciptakan pengalaman pelanggan. Di dunia digital, konsumen tidak hanya mencari produk atau layanan favorit baru mereka berikutnya. Pelanggan menginginkan pengalaman yang benar-benar sesuai dengan keinginan mereka. Dengan kata lain, pelanggan Anda mungkin tidak menginginkan kampanye iklan surat atau TV secara langsung.

Melalui strategi IMC, pelanggan ikut membantu menentukan bagaimana pesan bisnis Anda tersampaikan, sehingga memperoleh hasil yang lebih baik bagi perusahaan Anda.

Kelima, untuk fokus pada hasil. Strategi IMC tidak hanya memperkuat pesan yang sama di benak konsumen Anda, tetapi juga menjaga pesan dan tujuan yang jelas dalam organisasi Anda sendiri.

Ketika semua pihak bekerja dalam sinkronisasi yang sama, saat itulah Anda dapat membuat kampanye yang benar-benar berdampak. Semakin baik Anda dapat mengomunikasikan pesan yang sama secara eksternal dan internal, semakin besar laba yang akan diperolah atas investasi Anda itu.

Nah, sekarang sudah siapkah Anda sebagai marketer menerapkan strategi Integrated Marketing Communication ini? Semoga sukses, ya!

 

Pin It on Pinterest

Share This